Tunisian Crochet

Ini adalah salah satu teknik crochet yang hasil akhirnya mirip dengan knitting. Teknik ini menggunakan jarum yang lebih panjang dari hook biasa. Panjang jarumnya hampir menyamai knitting needle tapi ada hooknya di salah satu ujung. Kalo nemu pola atau artikel di dunia web yang menyebutnya dengan “Afghan Stitch”, maksudnya adalah menyebut Tunisian juga. Teknik ini banyak sekali namanya, antara lain: Shepard’s Knitting, German Work, Railway Knitting, Russian Work, Tricot Work, dan Royal Princess Knitting (sumber).

Penampakan Tunisian hook set (sumber foto)

Stitch yang digunakan pun berbeda, meski awalnya sama, yaitu CHAIN. Pengerjaan chain untuk memulai Tunisian disarankan agar lebih longgar, sehingga keluar-masuknya Tunisian hook jauh lebih leluasa. Tips dan trik lain untuk mengerjakan Tunisian adalah agar tangan yang memegang benang tidak terlalu tegang, sehingga benang pun ikut leluasa. Hasil akhir dari teknik ini akan lebih lemas dan jatuh dibanding dengan teknik crochet biasa. Teknik ini BISA dikerjakan dengan benang jenis APAPUN. Seperti halnya dengan crochet, sesuaikan ukuran jarum dengan ukuran benang yang kamu gunakan. 🙂

Salah satu karya KuCrochet saat belajar Tunisian. 
Ini dikerjakan dengan teknik entrelac (so French!) dengan hook biasa. 

Saya belum sempat bikin video tutorial untuk Tunisian crochet, sementara bisa lihat di Youtube untuk channel-channel lain yang punya video tutorialnya. Hehehe. Yang mau mulai coba Tunisian dan pengen pesen hook, kontak KuCrochet Yarn Shop dulu ya… barangnya ini masih status pre-order, kita belum punya ready set. Tunisian hook ini rada sulit dicari karena harus impor, bebs. Hhhh… Mudah-mudahan segera bisa punya ready set.

Dari ratusan orang yang punya tutorial Tunisian, favorit saya adalah Ibu Kim Guzman, yang memang masternya Tunisian crochet. Bisa kunjungi blog/web dia di link ini. Beliau juga punya channel di Youtube, dan dari video beliaulah saya belajar Tunisian crochet.

Leave a Comment